Semua

Lebih Menguntungkan, Bisnis Online atau Offline ?

Di era digital seperti sekarang ini, banyak sekali inovasi-inovasi yang bermunculan. Salah satunya di bidang teknologi. Perkembangan teknologi di era globalisasi ini seakan tak pernah berhenti. Saat ini hampir segala aspek dalam kehidupan dapat dilakukan secara online. Tak heran jika banyak bisnis online yang mulai dibuka oleh para pebisnis. Bisnis online pun tak hanya bergerak dalam bidang pekerjaan penghasil barang seperti toko Online, tapi juga bergerak dalam bidang jasa seperti ojek online dan sebagainya. Inilah perbandingan Bisnis Online dan Bisnis Offline.

Bisnis Online

Bisnis online sudah sangat banyak dilakukan saat ini, berbagai toko online dibuka baik berbasis aplikasi maupun akun pribadi. Bisnis online banyak digeluti oleh para pelaku bisnis karena dirasa lebih praktis dan berbagai keuntungan lainnya. Inilah hal-hal yang menjadi alasan para pelaku bisnis untuk membuka bisnis online.

  1. Lebih Hemat Tempat atau Sewa

Untuk membuka bisnis online, Anda tidak perlu menyediakan tempat atau sewa kios dan sebagainya. Membuka bisnis online yang terpenting adalah memiliki gadget baik laptop maupun smartphone dan jika menggunakan website yang perlu diperhatikan juga traffic pengunjung website Anda. Kemudian koneksi internet yang mendukung, maka bisnis pun dapat dijalankan di tempat kecil atau ruangan kecil di rumah Anda sekalipun. Hal ini jelas akan menguntungkan Anda, karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sewa. Biaya sewa kios tergantung tata letak atau lokasinya. Jika kita ingin bisnis kita maju, otomatis kita ingin membuka kios toko di tempat yang ramai atau sering dikunjungi orang. Mencari tempat strategis semacam itu sudah pasti harga sewanya mahal.

  1. Pemasaran Produk Lebih Luas

Untuk memasarkan produk secara online akan lebih luas. Anda bisa mempromosikan dagangan Anda pada orang-orang yang tinggalnya jauh dari tempat Anda. Bisnis online juga bisa menembus pasar ekspor atau luar negeri. Pembeli Anda bisa berasal dari berbagai tempat. Oleh sebab itu, bagi pelaku bisnis online biasanya juga menjalin kerja sama dengan perusahaan pengiriman paket. Hal ini dikarenakan bisnis online harus mengantar barang melalui paket baik ke luar daerah.

  1. Lebih Mudah dan Praktis

Pelaksanaan belanja online sangat praktis. Metode pembayaran hanya perlu dengan mentransfer uang yang otomatis uangnya sudah pas. Jadi Anda tidak perlu repot-repot menyediakan uang kembalian. Selain itu, bagi konsumen ia tidak perlu capek untuk jalan-jalan mencari barang yang akan dibeli, cukup menggunakan aplikasi dan klik barang yang diinginkan, kemudian transfer. Tak lama barang pesanan pun sudah siap.

  1. Meminimalisasi Resiko

Modal yang dikeluarkan oleh pebisnis online lebih hemat dari segi sewa tempat. Hal ini menjadikan resiko yang akan diterima pun lebih sedikit. Selain itu, jika Anda pelaku dropshiper maka Anda hanya perlu meminta katalog, kemudian distributor yang akan mengirimkan produk pada konsumen dengan nama Anda. jadi Anda tidak perlu repot-repot menyetok barang jualan.

Bisnis Offline

Walaupun bisnis offline terkesan mulai tergerus oleh bisnis online. Tapi sebenarnya banyak lho keuntungan yang didapatkan dengan menjalankan bisnis offline. Inilah sederet keuntungan yang bisa Anda dapatkan saat menjalankan bisnis offline.

  1. Kepercayaan Konsumen yang Lebih Besar

Tak bisa dipungkiri bahwa, toko offline lebih dipercayai oleh orang-orang. Hal ini disebabkan konsumen bisa menilai langsung baik buruknya fisik barang yang dijual. Dengan demikian konsumen tidak akan merasa salah beli atau menyesal, karena ia sudah mengecek kondisi barang sebelum dibeli. Hal inilah yang membuat para konsumen lebih memercayai toko offline. Kemudian toko offline tidak memerlukan ongkos kirim barang. Anda juga berbelanja di toko offline yang dekat dengan rumah Anda.

  1. Gampang untuk Mengurus Kredit

Pelaku bisnis offline lebih berpeluang besar untuk mendapatkan kredit modal dari Bank. Hal ini disebabkan karena barang yang untuk jaminan sudah jelas terlihat, sehingga pihak bank lebih percaya. Semakin besar nilai aset barang yang dimiliki maka dapat semakin besar pula nilai pinjaman kredit modal yang bisa dicairkan. Aset usaha bisnis offline biasanya lebih besar dari pada bisnis online.

  1. Mudah Mengurus Pengembalian Barang atau Garansi

Hal ini sebenarnya lebih menguntungkan para konsumen. Karena saat ada kerusakan barang atau barang tidak sesuai Anda bisa langsung mengajukan pengembalian para penjual. Terutama untuk belanja barang elektronik, Anda dapat segera mengajukan garansi jika ada kerusakan yang disebabkan karena kelalaian produsen. Jika Anda membeli barang elektronik di toko online ada beberapa prosedur yang perlu Anda lakukan. Hal itu sedikit merepotkan jika dibandingkan dengan mengurus pengembalian barang di toko-toko offline.

Itulah beberapa perbedaan dalam melakukan bisnis online dan offline. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sebagai pebisnis yang handal, Anda pastinya tahu bagaimana menyiasati keuntungan dan kerugian akibat pola bisnis tersebut.